Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh di KelautanPenginderaan jauh adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui informasi tentang permukaan bumi yang dilakukan tanpa kontak langsung dengan objek. Cara pengukuran menggunakan penginderaan jauh ini dilakukan dengan sistem pantulan gelombang elektromagnetik.

Salah satu bidang yang banyak menggunakan penginderaan jauh untuk pemetaan adalah bidang kelautan.

Alasan penggunaan penginderaan jauh ini adalah karena penginderaan jauh bisa memberikan informasi spasial yang cukup detail dan juga metode yang paling mudah diantara lainya.

Baca Artikel Tentang : Software GIS Open Source QGIS : Penjelasan & Fitur [Uraian Lengkap]

 

Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh di Kelautan

Ada banyak manfaat yang dirasakan untuk penggunaan teknologi penginderaan jauh yang dikolaborasikan dengan SIG (sistem informasi geografis).

Apalagi di Indonesia, dimana banyak laut atau daerah pesisir. Penggunaan SIG dan sistem penginderaan jauh ini dimanfaatkan untuk banyak hal untuk bidang kelautan atau oceanografi.

Sistem penginderaan jauh dan SIG ini sangat membantu ilmuwan atau peneliti dan profesi lainya untuk mendapatkan informasi secara akurat dan cepat. Sehingga kebutuhan informasi dapat terpenuhi dengan baik.

Pemanfaatan penginderaan jauh di kelautan, antara lain:

1. Memantau Perubahan Garis Pantai

Perubahan garis pantai adalah salah satu hal yang perlu dicek secara berkala untuk mengetahui seberapa besar perubahan garis pantai yang terjadi di daerah tersebut. Salah satu resiko dari perubahan garis pantai adalah terjadinya abrasi yang akhirnya bisa merusak daerah pesisir pantai.

Untuk mencegah hal ini terjadi maka pemantauan perlu dilakukan, salah satu metode pemantauan yang bisa digunakan adalah dengan metode penginderaan jauh dimana kita bisa melihat perubahan garis pantai dari waktu ke waktu.

Penginderaan jauh memungkinkan memantau garis pantai menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan metode GPS.

 2. Melihat Suhu Permukaan Air Laut

Panjang gelombang inframerah termal di penginderaan jauh juga sangat memungkinkan digunakan untuk memperkirakan suhu permukaan laut. Dimana suhu permukaan laut yang diukura adalah beberapa milimeter dari permukaan laut. Dimana jarak ini adalah jarak yang bisa dijangkau oleh gelombang infared termal di sistem penginderaan jauh

3. Klorofil a

Penginderaan jauh juga memiliki peran di bidang perikanan dan ekosistem laut. Dimana penginderaan jauh digunakan untuk mendeteksi klorofil karena klorofil akan memantulkan gelombang secara kuat. Jika jumlah klorofil meningkat maka ada peningkatan energi yang dipantulkan begitu juga dengan jumlah klorofil yang kecil maka ada penurunan pantulan gelombang.

Konsentrasi klorofil yang inggi maka akan menunjukkan konsentrasi biota atau iklan lautnya juga tinggi. Untuk kemudian dianalisa untuk memprediksi potensi perikanan laut.

4. Kesesuaian Lahan Budidaya

Dalam budidaya hasil laut, perlu ditinjau keseuaian lahan dengan objek yang akan di budidayakan. Apakah lahan sesuai untuk objeknya atau tidak. Penginderaan jauh dapat memberikan informasi fisik seperti kedalaman dan kecerahan lahan.

5. Ekosistem pesisir

Pendinderaan jauh juga bisa mengindentifikasi ekosistem pesisir. Penginderaan jauh dapat mengvisualkan ekosistem terumbu karang dan juga ekosistem mangrove dan lain sebagainya.

Itulah beberapa jenis pemanfaatan data penginderaah jauh di kelautan, digunakan untuk beberapa fungsi.

Baca : Alat Survey Topografi Untuk Pemetaan Drone

 

Pengelolaan Kelautan Dan Pesisir Tanpa Penginderaan Jauh Dan SIG

Sebelum menggunakan teknologi spasial berupa penginderaan jauh dan SIG, survey kelautan banyak dilakukan menggunakan teknologi konvensional. Dimana hal ini memiliki banyak kekurangan.

Kendala ini disebabkan karena daerah laut dan pesisir cukup luas sehingga metode konvensional memiliki keterbatasan untuk menjangkau jarak ini

1. Membutuhkan Waktu yang Lama

Luasnya daerah pesisir dan laut membuat proses pemetaan memiliki waktu yang lama jika menggunakan metode konvensional. Waktu yang panjang ini tentunya kurang praktis untuk kebutuhan penelitian maupun kebutuhan darurat lainya.

2. Membutuhkan Biaya Besar

Waktu yang lama dalam proses pemetaan juga membuat biaya yang dibutuhkan cukup besar karena penggunaan SDM sampai dengan alat yang digunakan.

3. Keterbatasan SDM

Untuk instansi yang menyediakan informasi pemetaan kelautan, masih cukup terbatas. Sampai sekarang pun instansi yang bertanggung jawab di bidang ini adalah Dinas Hidro-Oceanografi saja.

Dengan beberapa kekurang ini, tentunya metode konvensional memiliki banyak kelemahan untuk berbagai kebutuhan terutama untuk penelitian. Untuk itu penting beralih menggunakan metode penginderaan jauh untuk pemetaan di bidang kelautan.

 

Butuh Jasa Survey GIS? Cek Di Billion Survey

Butuh survey kelautan atau oseanografi atau jasa survey GIS untuk pengumpulan informasi GIS bisa langsung menghubungi tim billion survey Indonesia.

Jasa survey  GIS dan pelatihan GIS tersedia untuk Anda yang menginginkannya.

Sekian ulasan hari ini semoga bermanfaat!